Total Tayangan Halaman

Senin, 23 Juni 2014

Bahaya Memasak Memakai Minyak Jelantah



Tentunya kita sudah mengenal minyak goreng sebagai bahan untuk memasak, baik itu menggoreng atau menumis. Dan di Indonesia sendiri rata-rata orang-orangnya menyukai masakan yang digoreng. Bahkan untuk jajanan sendiri ada macam-macam gorengan, seperti tempe, lumpia, bahkan juga martabak (yang biasanya memakai minyak samin). Namun mungkin banyak kita temui, baik itu untuk masakan, atau jajanan, mereka menggunakan minyak jelantah atau minyak yang sudah dipakai beberapa kali dan umumnya berwarna coklat kehitaman. Alasan mereka biasanya untuk menghemat pengeluaran, padahal minyak jelantah ini sudah tidak layak untuk digunakan lagi.

Sebenarnya tergantung dari bahan yang digoreng, minyak goreng serta suhu penggorengan. semakin tinggi suhu penggorengan, semakin memperpendek masa penggunaan. Namun, sebenarnya minyak goreng sudah tidak layak di pakai setelah 3 sampai 4 penggorengan (Lebih baik menggoreng dengan makanan yang sama seperti menggoreng "ayam" maka seterusnya sampai penggunaan 3 kali harus menggunakannya lagi untuk menggoreng "ayam").

Pemakaian minyak goreng dengan suhu tinggi dapat mengakibatkan terjadinya perubahan kimia dan sifat- sifat fisiknya. sebuah percobaan kepada hewan menggunakan secara langsung minyak yang telah rusak melaporkan adanya gejala penyakit seperti peningkatan kolesterol darah, keracunan, serta terbentuknya sel kanker.

Selama ini orang tidak sadar bahaya mengkonsumsi minyak jelantah. Setelah makan, kerongkongan terasa gatal atau serak- serak. Sesuai hasil penelitian, minyak jelantah mengandung gugusan benzena yang dapat menimbulkan kanker. senyawa ini mengandung dioksin yang masuk melalui sel dalam tubuh.

Umumnya, minyak goreng digunakan untuk menggoreng dengan suhu minyak mencapai 200-300 °C. Pada suhu ini, ikatan rangkap pada asam lemak tidak jenuh rusak, sehingga tinggal asam lemak jenuh saja. Juga adanya resiko protein yang rusak (karena panas) yang tercampur dengan pengawet. Risiko terhadap meningkatnya kolesterol darah tentu menjadi semakin tinggi. Selain itu, vitamin yang larut di dalamnya, seperti vitamin A, D, E, dan K ikut rusak. Kerusakan minyak goreng terjadi atau berlangsung selama proses penggorengan, dan itu mengakibatkan penurunan nilai gizi terhadap makanan yang digoreng. Minyak goreng yang rusak akan menyebabkan tekstur, penampilan, cita rasa dan bau yang kurang enak pada makanan. Dengan pemanasan minyak yang tinggi dan berulang-ulang, juga dapat terbentuk akrolein, di mana akrolein adalah sejenis aldehida yang dapat menimbulkan rasa gatal pada tenggorokan, membuat batuk konsumen dan yang tak kalah bahaya adalah dapat mengakibatkan pertumbuhan kanker dalam hati dan pembengkakan organ, khususnya hati dan ginjal.


Selain itu, minyak jelantah juga disukai jamur aflatoksin sebagai tempat berkembang biak. Jamur ini menghasilkan racun aflatoksin yang menyebabkan berbagai penyakit, terutama hati/liver. Minyak Jelantah merupakan limbah dan bila ditinjau dari komposisi kimianya, minyak jelantah mengandung senyawa-senyawa yang bersifat karsinogenik (penyebab kanker). Jadi, jelas bahwa pemakaian minyak jelantah dapat merusak kesehatan manusia. Menimbulkan penyakit kanker, dan akibat selanjutnya dapat mengurangi kecerdasan generasi berikutnya.

Selanjutnya, proses dehidrasi (hilangnya air dari minyak) akan meningkatkan kekentalan minyak dan pembentukan radikal bebas (molekul yang mudah bereaksi dengan unsur lain). Proses ini menghasilkan zat yang bersifat toksik (berefek racun) bagi manusia.

Jadi, penggunaan minyak jelantah secara berulang berbahaya bagi kesehatan. Proses tersebut dapat membentuk radikal bebas dan senyawa toksik yang bersifat racun. Pada minyak goreng merah, seperti minyak kelapa sawit, kandungan karoten pada minyak tersebut menurun setelah penggorengan pertama. Dan hampir semuanya hilang pada penggorengan keempat. Minyak jelantah sebaiknya tidak digunakan lagi bila warnanya berubah menjadi gelap, sangat kental, berbau tengik, dan berbusa.

Oleh sebab itu, perhatikanlah agar jangan digunakan berulang- ulang.

Walaupun berbahaya bagi kesehatan, minyak ini dapat digunakan sebagai bahan bakar biodisel melalui reaksi transesterifikasi. Bahkan hasil penelitian menyatakan minyak jelantah lebih ramah lingkungan dari pada solar.


Agar minyak goreng tidak mudah rusak:

1. Sebaiknya panas yang digunakan tidak terlalu tinggi.
2. Simpan minyak goreng di tempat yang tertutup rapat, dingin, dan terhindar dari panas matahari. Dengan demikian minyak goreng terhindar dari oksidasi dan tidak mudah tengik.
3. Bersihkan penggorengan dengan detergen sehingga bebas dari kerak dan kotoran lainnya.
4. Jangan membiasakan menggunakan minyak bekas. Untuk mencegah kadar minyak yang berlebihan pada makanan gorengan, tiriskan makanan tersebut secara sempurna sebelum dimakan.


(Dari berbagai sumber)

Senin, 19 Mei 2014

Kayu Gelam dan Berbagai Manfaatnya



Gelam atau Kayu putih (Melaleuca leucadendra syn. M. leucadendron) merupakan pohon anggota suku jambu-jambuan (Myrtaceae) yang dimanfaatkan sebagai sumber minyak kayu putih (cajuput oil). Minyak diekstrak (biasanya disuling dengan uap) terutama dari daun dan rantingnya. Namanya diambil dari warna batangnya yang memang putih.

Tumbuhan ini terutama tumbuh baik di Indonesia bagian timur dan Australia bagian utara, namun demikian dapat pula diusahakan di daerah-daerah lain yang memiliki musim kemarau yang jelas.

Pohon kayu ini memiliki tinggi 10-20 m, kulit batangnya berlapis-lapis, berwarna putih keabu-abuan dengan permukaan kulit yang terkelupas tidak beraturan. Batang pohonnya tidak terlalu besar, dengan percabangan yang menggantung kebawah. Daun tunggal, agak tebal seperti kulit, bertangkai pendek, letak berseling. Helaian daun berbentuk jorong atau lanset, panjang 4,5-15 cm, lebar 0,75-4 cm, ujung dan pangkalnya runcing, tepi rata, tulang daun hampir sejajar.

Permukaan daun berambut, warna hijau kelabu sampai hijau kecoklatan, Daun bila diremas atau dimemarkan berbau minyak kayu putih. Perbungaan majemuk bentuk bulir, bunga berbentuk seperti lonceng, daun mahkota warna putih, kepala putik berwarna putih kekuningan, keluar di ujung percabangan. Buah panjang 2,5-3 mm, lebar 3-4 mm, warnanya coklat muda sampai coklat tua. Bijinya halus, sangat ringan seperti sekam, berwarna kuning. Buahnya sebagai obat tradisional disebut merica bolong.

Buah dan daun kayu gelam mengandung saponin, flavonoida dan tanin, di samping minyak atsiri. Untuk memperoleh minyaknya dilakukan penyulingan terhadap daun mudanya. Dalam daun sineol, melaleucin, minyak atsiri yang terdiri dari terpineol, cineole dan legnin. Buahnya juga mengandung minyak terbang yang berisi sineol, terpinol, asam mentega dan asam valerianat.

Minyak kayu putih mudah menguap. Pada hari yang panas orang yang berdekatan dengan pohon ini akan dapat membauinya dari jarak yang cukup jauh.

Sebagai tumbuhan industri, kayu putih dapat diusahakan dalam bentuk hutan usaha (agroforestri). Perhutani memiliki beberapa hutan kayu putih untuk memproduksinya. Minyak kayu putih yang diambil dari penyulingan biasa dipakai sebagai minyak balur atau campuran minyak pengobatan lain (seperti minyak telon) atau campuran parfum serta produk rumah tangga lain.

Contohnya, kayu gelam sering digunakan pada bagian perumahan, perahu, kayu bakar, pagar, atau tiang tiang sementara. Kayu gelam dengan diameter kecil umumnya dikenal dan dipakai sebagai steger pada konstruksi beton, sedangkan yang berdiameter besar biasa dipakai untuk cerucuk pada pekerjaan sungai dan jembatan. Kayu ini juga dapat dibuat arang atau arang aktif untuk bahan penyerap.

Dan mungkin masih banyak manfaat kayu galam yang masih perlu kita teliti dan dapat kita manfaatkan.

Baru-baru ini pemudi Indonesia, Muhtaza Aziziya Syafiq dan Anjani Rahma Putri, siswi SMA Negeri 2 Sekayu, Sumatera Selatan itu berhasil meraih 2 award dalam Intel International Science and Engineering Fair (Intel ISEF) 2014 yang diselenggarakan di Los Angeles, Amerika Serikat. Ajang bergengsi international itu diselenggarakan tanggal 11-16 Mei 2014.


Dengan karya ilmiah berjudul Green Refrigerant Box, Muhtaza dan Anjani meraih the Development Focus Award senilai US$10,000 dari the U.S. Agency for International Development (USAID). Selain itu mereka juga meraih penghargaan senilai US$1,000 di kategori Engineering, Materials & Bioengineering.

Keberhasilan meraih 2 Award tersebut berdasarkan penilaian atas dasar karya ilmiah yang mereka buat. Yakni Green Refrigerant Box (kulkas tanpa freon dan listrik) dengan fokus pada penggunaan kayu Gelam sebagai solusi alternatif untuk pendingin buah-buahan dan sayur-sayuran.

Kedua siswa tersebut meneliti bahwa Kabupaten Musi Banyuasin kaya akan potensi buah-buahan dan sayur-sayuran. Namun memiliki persoalan yang berkaitan dengan listrik. Kemudian muncul ide untuk membuat alat pendingin untuk menyimpan buah yang tidak bergantung pada listrik dan freon berupa Green Refrigerant Box. Sehingga dalam waktu 2 jam 20 menit, suhu semula 28 derajat celcius mampu turun menjadi 5,5 derajat celcius.



Sumber :
http://kayugalam.wordpress.com/
http://id.wikipedia.org/wiki/Kayu_putih
http://www.merdeka.com/peristiwa/buat-kulkas-tanpa-listrik-2-siswi-sma-sekayu-raih-award-di-as.html

Minggu, 30 Maret 2014

Engkau yang Slalu Ada dalam Doaku

Kau yang slalu kuhadirkan dalam doaku
Aku meminta pada Allah agar Dia slalu menjagamu dan hatimu
Aku meminta Allah agar aku dapat memantaskan diri untukmu
Sehingga saat nanti kita bertemu
Aku akan lebih mencintai Allah karena aku mencintaimu

Kau yang nanti akan menuntunku
Kau yang nanti akan menggenggamku
Kau yang nanti akan membimbingku
Akan kutunggu engkau dalam perbaikan diriku

Aku mungkin hanyalah wanita biasa
Namun akupun ingin seperti Khadijah
Yang akan slalu setia menemanimu,
Menguatkanmu,
Dan menenangkanmu ketika kau sedang ketakutan atau kedinginan

Akan kutunggu sampai waktu itu tiba

Waktu ketika kita dipertemukan
Waktu ketika kita akan saling mencintai
Waktu ketika pandangan kita adalah ridho-Nya
Waktu ketika kita dapat melihat matahari terbit dan juga terbenam, bersama..

Dan akan kutunggu engkau dalam penantian dan perbaikan diriku,
Wahai imam sholatku
Wahai imam hidupku :)

Jumat, 17 Januari 2014

Kimia selalu ada dalam kehidupan :D

Kata kimia memang kelihatannya menakutkan bagi sebagian orang. Seperti 'sesuatu' yang membahayakan dan menakutkan. Tahukah kamu bahwa dirimu pun termasuk bahan-bahan kimia..
keringat, enzim-enzim di tubuhmu, bahkan reaksi-reaksi di pikiranmu :)

Ketika kita memasak atau makanan yang kita makan pun juga akan mengalami reaksi kimia. Berikut beberapa hal dan reaksi-reaksi kimia yang sering kita temui dalam makanan dan masak-memasak :


1. Sayur bayam slalu diberi rempah-rempah yang sering disebut kunci. Tahukah kamu,,sayur bayam termasuk bahan yang mudah teroksidasi dan senyawa di dalam kunci adalah zat yang menhambat terjadinya oksidasi pada bayam, sehingga sayur bayam dapat bertahan lebih lama.


2. Mengapa dianjurkan untuk memberi garam di saat terakhir pada masakan? karena yodium di dalam garam yang sangat penting bagi tubuh justru akan menguap pada suhu tinggi, sehingga penambahan garam dianjurkan pada akhir memasak agar yodium tidak banyak yang menguap.


3. Merebus sayuran diharapkan saat air mendidih dan jangan terlalu lama. Mengapa? karena jika memasak dalam waktu lama, akan menyebabkan dinding sel sayur menjadi menyusut dan melepaskan asam. Hal ini akan merubah warna sayur yang hijau menjadi pudar. Selain itu, vitamin yang larut di dalam air seperti vitamin B dan C akan menguap bersama air yang mendidih.

4. Mengapa apel dan kentang cepat sekali berubah warna menjadi kecoklatan ketika telah dikupas kulitnya? Pada buah apel terdapat zat phenol dan enzim phelonase yang tersebar di bagian daging buah. Apabila apel utuh, zat phenol dan enzim phenolase tidak akan terkena udara karena tertutup oleh kulitnya. Namun apabila apel diiris kulitnya, maka bagian daging apel yang mengandung zat phenol dan enzim phenolase akan langsung terkena udara (oksigen)dan mengalami oksidasi. Enzim phenolase yang terkena oksigen akan bereaksi, sehingga menyebabkan zat phenol berubah menjadi melamin yang berwarna coklat.


Dan masih banyak yang lain. Jadi jangan mengira bahwa bahan kimia dan peristiwa kimia semua itu berbahaya loh ya ;)

Adapun bahan kimia yang berbahaya biasa disebut bahan kimia berbahaya, atau bahan kimia yang toksik (beracun), atau karsinogen (penyebab kanker). Semua itu tergantung dari penggolongan dan sifat senyawa-senyawa.

So, ...Kimia itu menarik kan? ;)




Pu-239, tentang separuh masa unsur dan kehidupan...



Pernah melihat film berjudul Pu-239? Memang film ini tidak pernah ditayangkan di bioskop, karena ini adalah film produksi HBO dan ditayangkan di HBO tentunya. Sewaktu kuliah semester awal dulu, saya sempat melihat film ini di HBO, dan saya sangat menyukai film ini karena pesan film ini, cerita, dan isinya tentang hal-hal yang berbau 'kimia', dan film seperti ini sangat jarang ada :)

Pu-239 atau judul lainnya adalah The Half Life of Timofey Berezin, salah satu film yang menceritakan tentang Timofey Berezin, seorang teknikal kimia di suatu perusahaan nuklir rahasia dari bahan utama Pu-239 (Baca : isotop plutonium 239)di Skotoprigonyevsk-16. Suatu saat, di dalam penyimpanan unsur Pu-239, ada kebocoran gas yang bisa mengakibatkan ledakan. Timofey, yang mengetahui adanya kebocoran gas tersebut berusaha untuk memperbaikinya, tetapi dia malah dikunci di dalam ruang penyimpanan tersebut, karena dikhawatirkan radiasi plutonium akan keluar. akibatnya, timofey terkena radiasi dari kebocoran gas dan unsur plutonium. Setelah kebocoran dapat diatasi, timofey diperlakukan layaknya pasien. Dimandikan, dan diukur paparan radiasi yang ada dalam tubuhnya. Tetapi ukuran REM dalam tubuhnya seperti disembunyikan hasilnya dan barang-barang yang saat itu Timofey pakai langsung disita. Timofey yang curiga langsung menanyakan berapa paparan radiasi di dalam tubuhnya, tetapi perusahaan menutupi dengan membohongi timofey bahwa paparan radiasi dalam tubuhnya hanya 100 REM, padahal yang sebenarnya adalah 1000 REM (paparan yang sudah parah, setiap sel-selnya sudah bermutasi dan mendekati kematian).


Timofey yang mengerti bahwa dirinya sedang ditipu oleh perusahaan, dia meminta pertanggungjawaban pemimpin perusahaan, namun pemimpin perusahaan mengacuhkannya karena Timofey tidak mempunyai bukti apapun untuk menuntut. Namun ternyata temannya bersimpati terhadap Timofey, dan memberinya barang-barangnya yang disita. Timofey memeriksa paparan radiasi barang-barangnya, dan dia mendapatkan bukti bahwa jam tangan peninggalan ayahnya terkena paparan radiasi sebesar 1000 REM. Timofey menyadari bahwa hidupnya tidak akan lama, dan akhirnya dia berencana untuk menyimpan bukti itu dengan menyembunyikannya di dalam tanah dan hanya anaknya yang tahu tempat itu. Timofey berencana untuk menyelundupkan unsur plutonium perusahaan dan menjualnya di moskow. Hal ini dia lakukan untuk kehidupan istri dan anak laki-lakinya setelah ia tidak ada.



Di kehidupan lain, ada seseorang bernama Shiv, seorang yang mempunyai kekasih seorang tuna susila dan mempunyai anak laki-laki. Shiv juga menyayangi kekasih dan anaknya, walaupun dia memang berurusan dengan preman-preman dan gangster. Namun Shiv juga mempunyai masalah dengan gangster dan ingin menyelamatkan kekasihnya yang bekerja dengan ketua gangster sebagai pelayannya.


Singkat cerita, mereka berdua bertemu di moskow, Timofey ingin menjual bubuk Pu yang dia curi, dan Shiv ingin menawarkan Pu itu pada ketua gangster agar mendapat bagian dari penjualan Pu. Tetapi berakhir tragis pada mereka berdua.


Inti dari film ini adalah Timofey dan Shiv yang berhati baik dan berjuang untuk membahagiakan orang-orang yang mereka sayangi, walaupun pada akhirnya mereka tidak bersama mereka.


Keluarga Timofey mendapat ganti rugi dan pindah dari daerah penghasil unsur nuklir tersebut, karena radiasi sudah menyebar (di dalam film diperlihatkan dengan berubahnya warna bunga transcendence dari biru menjadi kuning). Sedangkan keluarga Shiv, yaitu istri dan anaknya memulai hidup yang baru dengan saling menyayangi.

Rabu, 06 Juni 2012

Makna Turunnya Sholat yang Mungkin Belum Kita Ketahui :)

Sholat adalah ibadah wajib umat Islam. Menurut kalian, apa manfaat dari sholat?

menenangkan diri.
menentramkan jiwa.
mendamaikan hati.

hanya itu? :)


Kita pasti sudah mendengarnya dari dulu, tentang perjalanan isra' mi'raj, tentang turunnya perintah shalat. Tentang Rasulullah yang dibawa dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa (Isra') lalu naiknya Rasulullah dari Masjidil Aqsa ke Sidratul Muntaha (Mi'raj) dan mendapat perintah sholat dari Allah.

“Maha suci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsha yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami pertihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia adalah Maha Mendengar lagi Maha Melihat” (Q.S.Al-Israa’:1)


Dan pasti kita sudah berkali-kali mendengar tentang nabi yang naik turun karena 'melobi' banyaknya sholat dalam sehari kepada Allah karena kondisi manusia..
yang dari 40 kali menjadi 5 kali dalam sehari.
Mari kita pikirkan akan hal ini.

Pertama, Siapa pencipta kita? Allah SWT. Satu dan tidak ada yang lain. Yang Maha Mengerti akan apapun yang Dia ciptakan.

Kedua, dengan segala ke Mahaan-Nya akan ciptaan-Nya, apa Allah tidak mengerti kondisi baik itu mental atau fisik manusia? jika menjawab iya, maka kita meragukan keMahaan-Nya.

Dari kedua hal diatas, maka renungkan cerita naik turunnya Rasulullah hanya karena ingin melobi banyaknya sholat. Yaah, memang Indonesia masih penuh dengan cerita-cerita khayalan dan dongengnya masih sangat kental :)

Lalu mari kita melihat waktu peristiwa turunnya sholat itu berlangsung. Saat itu bulan Rajab dan saat itu merupaka tahun kesedihan bagi Rasulullah karena istrinya Khadijah R.A meninggal dunia. Bila kita berada di posisi Rasul, bagaimana sedihnya ketika paman tercinta yang telah kita anggap sebagai wali meninggal dunia, dan orang yang kita kasihi pun telah meninggal dunia..

Saat itu Rasulullah sedih dan merasa 'down' pastinya
dan di saat itu pula Rasulullah menghadapi banyak masalah dalam berdakwah. Dan saat istrinya meninggal dunia, Rasul sudah tidak ada 'pelindung' lagi. Karena bangsa Arab jaman dulu masih menggunakan 'kekuatan suku' dalam bermasyarakat. Khadijah dalam hal ini melindungi Rasul karena 'suku'nya yang 'kuat' dan ketika beliau meninggal, Rasul terancam karena mudah sekali kaum kafir dan yang memusuhi nabi untuk 'mengalahkan' Rasul dan menghalangi dakwah-dakwahnya.


Allah pasti mengerti akan hal ini.

Dan tujuan dari menaikkan Rasul dan menurunkannya hingga beberapa kali adalah

agar Rasul bertemu dengan beberapa nabi sebelumnya. Nabi Ibrahim, nabi Musa, dan nabi lainnya dalam tingkatan langit.

Sekarang kita renungkan. Apabila orang-orang sehebat nabi bertemu, apa yang mereka bicarakan?

Gimana anak istrimu?
Gimana daganganmu?sukses?
gimana IP mu? bagus? #eh :p


pastinya bukan seperti itu kan..

Mereka pasti membicarakan tentang tugas mereka. Berdakwah. Bagaimana halangannya, sulitnya berdakwah, kondisi masyarakat saat itu..

Dan mari kita kaitkan dengan keadaan Rasul yang saat itu sedang 'down'. Mendengar dan menyimak nabi-nabi dari tingkatan langit bercerita tentang dakwahnya, Rasul merasa cobaan-cobaan yang dihadapinya belum ada apa-apanya dibandingkan dengan perjuangan nabi-nabi sebelumnya.

Kondisi manusia saat terpuruk dan mendengar cerita tentang perjuangan-perjuangan seperti itu, pastinya hal itu menjadi motivasi dan jiwa ini bangkit kembali.

Begitu pula pasti yang dirasakan Rasul. Rasul pasti termotivasi dan bangkit untuk meneruskan perjuangan dakwahnya. Dan sholat adalah suatu 'wadah' untuk mengembalikan semangat, dalam hal ini semangat berdakwah :)



Lalu apakah kita masih berfikir bahwa naik turunnya Rasul karena Rasul 'melobi' banyaknya sholat dalam sehari? apa kita ragu Allah tidak bisa mengetahui kondisi fisik kita hingga harus 'dilobi' oleh Rasul? Hati-hati terhadap fikiran yang picik :)


Dan kita renungkan lagi. Waktu Sholat adalah waktu dimana manusia memerlukan sesuatu yang membuatnya semangat lagi. Subhanallah, Dia memang Maha Mengerti :)


Lalu, apa manfaat sholat hanya sekedar menentramkan hati saja?

Bahwa ada makna besar di balik turunnya sholat, tetapi kita hanya mendengar cerita-cerita khayal naik turunnya Rasul melobi banyaknya sholat..

Lalu apa kita hanya membagus-baguskan sholat kita tanpa melakukan tugas dari makna sholat itu sesungguhnya? :)

Mari

Mari kita buang pikiran-pikiran picik tentang agama kita. Pelajari. Cari. Apapun itu.

Dan setelah kita sholat, mari niatkan kembali dan semangatkan lagi niat Dakwah.

Mari berdakwah :)

Rabu, 02 Mei 2012

Mengapa Kita Pasti Mencintai Rasulullah


Rasulullah,seseorang yang wajib kita yakini, dan seorang utusan-Nya, seseorang yang memberikan teladan yang baik. Sebenarnya tanpa disuruh atau diwajibkan pun, kita pasti akan mencintai Rasulullah

1. Tanpa ada beliau, tidak ada cahaya terang, tidak ada penyebar agama kebenaran. Tidak ada penyebar agama Islam.

2. Seperti nyanyian Opick, "Muhammad, karenamu, tersingkaplah jalan cinta hamba kepada-Nya"... :)

3. Di saat sakaratul maut pun beliau malah mengkhawatirkan umatnya T.T

4. Sikap, perilaku yang benar-benar memberi teladan yang baik. Bayangkan saja, beliau diludahi tetapi beliau tidak marah, bahkan beliau sabar dan menasehati. Subhanallah T.T

5. Pada pengadilan akhirat nanti, bila Allah adalah hakim, maka Rasulullah adalah Pembela T.T



Yakin kita akan diakui sebagai umatnya?

Dan sekarang sudahkah kita instropeksi diri, seberapa kita telah meneladaninya. Bagi saya, mungkin 1/10000000---- (dengan nol lebih banyak lagi) T_T